apakah indonesia berperan besar terhadap perdamaian dunia ?

0 suara
ditanyakan 16 Des 2012 dalam Ilmu Sosial oleh fauzan (18 poin)  

   

Harap masuk atau mendaftar untuk menjawab pertanyaan ini.

5 Jawaban

0 suara
dijawab 16 Des 2012 oleh Richa (34 poin)  
menurut saya iya, contohnya indonesia ikut seta berpartisipasi mendorong kemerdekaan beberapa negara
0 suara
dijawab 16 Des 2012 oleh masao insyaf (kim ta (6 poin)  
Indonesia memiliki
prestasi membanggakan dalam misi
perdamaian dunia di bawah kendali
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Indonesia
menunjukkan komitmen besar terhadap upaya
menjaga perdamaian dunia.
"Sesuai laporan PBB, Indonesia menempati
urutan 15 dari 177 negara yang paling banyak
mengirimkan pasukan penjaga perdamaian
dunia," kata Komandan Pusat Misi
Pemeliharaan Perdamaian TNI, Brigadir
Jenderal Imam Edy Mulyono pada seminar
"Indonesia sebagai Rising Middle Power", di
Yogyakarta, Rabu, 16 Mei 2012.
Dalam 15 besar itu, selain Indonesia, ada
Bangladesh, Pakistan, India, Nigeria, Etiopia,
Yordania, Ghana, Afrika Selatan dan negara
lainnya.
Indonesia mengirimkan 1.966 personel yang
tergabung dalam pasukan penjaga
perdamaian dunia. Personel sebanyak itu
terdiri atas 1.790 militer, 155 polisi, dan 21
pemantau militer.
Mereka ditempatkan di sejumlah negara, di
antaranya Lebanon, Kongo, Suriah, Sudan
Selatan, Darfur, Liberia, dan Haiti. Mereka
menyelesaikan 16 misi perdamaian di bawah
kendali Perserikatan Bangsa-bangsa.
Keikutsertaan Indonesia berperan aktif
menjaga misi perdamaian dunia, kata Imam,
merupakan bentuk realisasi pelaksanaan
amanat pembukaan UUD 1945.
Menurut Sekretaris Dirjen Multilateral,
Kementerian Luar Negeri Supratikto,
partisipasi Indonesia dalam pengiriman Tim
Penjaga Perdamaian PBB menunjukkan
komitmen terhadap menjaga perdamaian
dunia.
Pelaksanaan misi itu juga menambah bobot
pelaksanaan kebijakan politik hubungan luar
negeri yang bebas dan aktif. Menurut
Supratikto, misi itu juga meningkatkan citra
Indonesia. Yang tak kalah pentingnya,
memberi kesempatan peningkatan
profesionalisme, keterampilan, dan
pengetahuan personel yang dikirim.
Mekanisme pengiriman pasukan itu di bawah
koordinasi Kementerian Luar Negeri dan
Kementerian Pertahanan. Itu dilakukan
setelah permintaan pengiriman pasukan
penjaga perdamaian dari PBB. TNI hanya
menyiapkan personel yang diseleksi untuk
menjalankan misi PBB.
Untuk menyiapkan pasukan perdamaian sesuai
standar internasional, tidak mudah. Para
personel wajib mengikuti proses seleksi agar
memenuhi kualifikasi yang disyaratkan PBB.
Persyaratan itu, kata Brigjen Imam, di
antaranya berkemampuan bahasa asing,
penguasaan komputer, dan mengemudi
kendaraan. Khusus mengemudi, kata dia,
jangan dianggap mudah, karena kendaraan
yang digunakan setir di sebelah kiri.
Bagusnya, untuk meningkatkan kemampuan
tim dalam menjalankan misi perdamaian,
Indonesia memang sudah siap. Pemerintah
telah membangun pusat pelatihan, Indonesian
Peace and Security Center.
Pusat pelatihan itu diresmikan Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono, tahun lalu. Bangunan di
areal seluas 261 hektare di kawasan Sentul
itu, bisa menampung lebih dari 1.500 orang......
0 suara
dijawab 16 Des 2012 oleh Agung (180 poin)  
ya,,
0 suara
dijawab 18 Des 2012 oleh Gede Surya (12 poin)  
ya,,,tapi didalam negeri sendiri sering perang.....
0 suara
dijawab 18 Des 2012 oleh Ingsun (30 poin)  
jelas iya
Selamat datang di Gimana.in, Ajukan Pertanyaan dan biasanya terjawab dalam beberapa menit..
Pengguna Teraktif
bulan ini:
    Gute Mathe-Fragen - Bestes Mathe-Forum

    24,581 pertanyaan

    40,387 jawaban

    17 komentar

    19,686 pengguna

    ...