Apa benar kalo sifat labil seseorang akan berakhir pada umur 19 tahunan? Aku juga butuh solusi rincian berikut?

0 suara
ditanyakan 25 Des 2011 dalam Ilmu Sosial oleh Arum (14 poin)  
Aku ini mahasiswi yang mudah sekali emosian, terus ujung2nya mudah mood2an. Padahal kalo dipikir2 dulu waktu smp aku orangnya penuh semangat, gak pernah kenal putus asa apalagi bad mood. Aku tau sifat labil ini adalah hal yang wajar.
Tapi yang paling gak suka, kalo udah emosian tingkat tinggi (mencapai klimaksnya), rasanya pingin teriak2, banting barang ato mukul2 sesuatu, bahkan rasanya pingin nangis biar puas, bisa dibilang emosi jiwa yang bergejolak.
lha kalo dipikir2 n merenung, aku menyadari kalo obat yang sangat ampuh itu kalo dipeluk sama "someone", jelas sama seseorang (cowok) yang sebenarnya aku suka, tapi gak bisa kesampean.. menurutmu itu aneh gak?
   

Harap masuk atau mendaftar untuk menjawab pertanyaan ini.

3 Jawaban

0 suara
dijawab 25 Des 2011 oleh Arif (96 poin)  
iya, aneh sekali...
o, trnyata jalan pikiran cwek itu kyak gitu? beda skali dgn cowok...

apa semua cwek jg kyk gitu?
0 suara
dijawab 25 Des 2011 oleh putri (95 poin)  
wajar kok itu,
semua orang juga punya potensi untuk emosian..
coba kamu tanya sama diri kamu sendiri,
hal apa saja yang membuat emosi tingkat tinggi?
apakah masalah harga diri, masalah perasaan? atau apa?

terkadang ada hal-hal yang membuat kita emosi menjadi memuncak,
lain halnya kalo kehilangan uang 100 perak, pasti beda dengan kehilangan 1 juta ka?
atau, kalo dilecehkan keluara kita, pasti beda dengan diledekin sama teman (becanda)

kalau kamu merasa nyaman dengan menangis, menangislah..
dengan syarat.. sekali saja menangis..
atau kalau mau teriak, teriaklah diatas puncak gunung atau di dalam bak yang terisi air penuh..
regulasikan emosi kamu senyaman mungkin,,
untungnya kamu sadar, apa yang kamu rasakan..
misalnya kamu marah, kamu tau kamu sedang marah nah setelah itu pasti kamu taua apa yang harus kamu lakukan,,

beda dengan orang yang ga tau dengan emosinya sendiri, bisa bisa dia kalap, bunuh diri, bunuh orang atau melukai orang lain dan merugikan diri sendiri.. ini yang tidak normal..

santai aja, kalau marah, kah bisa baik-baik, kalau sedih juga bisa baik-baik..
tinggal pilih mau yang bagaimana, pintar-pintar kontrol emosi, jangan mau dikuasai sama emosi..
carilah pengalihan seperti baca buku refreshing atau nonton atau apalah namanya supaya efek negatifnya bisa diminimalisirkan.. ^_^
0 suara
dijawab 27 Des 2011 oleh Wardani (12 poin)  
Aku rasa gag selalu labil itu berakhir pada umur 19...
Itu tergantung dari lingkungan kita masing2...
Entah itu keluarga, teman rumah, teman kantor, teman kampus, dll...
Aku yakin kalau ada seseorang yang sudah mengakhiri masa labil nya sebelum 19 th...

Tapi kalau untuk kasus km, coba kamu pikir sejenak apa yang membuat kamu berbeda dari masa smp km...
Mungkin itu lingkungan kampus kamu atau yang lain...

Melampiaskan emosi se wajar...
Tapi harus dengan cara yg wajar...
Asal tidak dengan cara merugikan orang lain...

Mungkin kamu itu tipe orang yg mengunggulkan indra perasa kamu...
Jadi kamu bakal ngrasa nyaman kalau ada seseorang yg bisa menyentuh perasaan km dengan memelukmu...
Itu se juga wajar...


Semoga membantu...
Selamat datang di Gimana.in, Ajukan Pertanyaan dan biasanya terjawab dalam beberapa menit..
Pengguna Teraktif
bulan ini:
    Gute Mathe-Fragen - Bestes Mathe-Forum

    24,581 pertanyaan

    40,387 jawaban

    17 komentar

    19,680 pengguna

    ...