ada yang tahu reinventing government?

0 suara
ditanyakan 9 Nov 2010 dalam Politik & Pemerintahan oleh Munizar Rustian (14 poin)  

   

Harap masuk atau mendaftar untuk menjawab pertanyaan ini.

2 Jawaban

0 suara
dijawab 9 Nov 2010 oleh Johan (88 poin)  
Pemerintah  yang  berorientasi hasil; membiayai hasil bukan masukan. Pada pemerintah tradisional, besarnya alokasi anggaran pada suatu unit kerja ditentukan oleh kompleksitas masalah yang dihadapi. Semakin kompleks masalah yang dihadapi, semakin besar pula dana yang dialokasikan. Kebijakan seperti ini kelihatannya logis dan adil, tapi yang terjadi adalah unit kerja tidak punya insentif untuk memperbaiki kinerjanya. Justru, mereka memiliki peluang baru, semakin lama permasalahan dapat dipecahkan, semakin banyak dana yang dapat diperoleh. Pemerintah wirausaha berusaha mengubah bentuk penghargaan dan insentif itu, yaitu membiayai hasil dan bukan masukan. Pemerintah wirausaha akan mengembangkan suatu standar kinerja yang mengukur seberapa baik suatu unit kerja mampu memecahkan  permasalahan  yang  menjadi tanggung jawabnya. Semakin baik kinerjanya semakin banyak pula dana yang akan  dialokasikan  untuk  mengganti semua dana yang telah dikeluarkan oleh unit kerja tersebut.
      Pemerintah  berorientasi  pada pelanggan; memenuhi    kebutuhan pelanggan, bukan birokrasi. Pemerintah tradisional seringkali salah dalam  mengidentifikasikan pelanggannya. Mereka akan memenuhi semua kebutuhan dan keinginan birokrasi, sedangkan kepada masyarakat seringkali menjadi arogan. Pemerintah wirausaha tidak akan seperti  itu.  Ia  akan  mengidentifikasikan pelanggan  yang  sesungguhnya.  Dengan cara seperti ini, tidak berarti bahwa pemerintah  tidak  bertanggung  jawab pada dewan legislatif; tetapi sebaliknya, ia  menciptakan  sistem  pertanggungjawaban ganda  : kepada legislatif dan masyarakat.  Dengan  cara  seperti  ini, pemerintah tidak akan arogan tetapi secara terus menerus akan berupaya untuk lebih memuaskan masyarakat.
      Pemerintahan wirausaha; mampu menciptakan pendapatan dan tidak sekedar  membelanjakan.  Pemerintah tradisional cenderung tidak berbicara tentang upaya menghasilkan pendapatan dari aktivitasnya. Padahal, banyakyang bisa dilakukan untuk menghasilkan pendapatan dari proses penyediaan pelayanan publik. Pemerintah wirausaha dapat mengembangkan beberapa pusat pendapatan, seperti : BPS dan Bappeda yang dapat menjual informasi tentang daerahnya kepada pusat-pusat penelitian, pemberian hak guna usaha kepada pengusaha dan masyarakat, penyertaan modal, dan lain-lain.
       Pemerintah antisipatif; berupaya mencegah daripada mengobati. Pemerintah tradisional yang birokratis memusatkan diri pada produksi pelayanan publik  untuk  memecahkan  masalah publik, serta cenderung bersifat reaktif. Pemerintah wirausaha tidak reaktif tetapi proaktif. Ia tidak hanya mencoba untuk mencegah masalah, tetapi juga berupaya  keras  untuk  mengantisipasi masa depan. Ia menggunakan perenca-naan strategis untuk menciptakan visi.
        Pemerintah desentralisasi;  dari hierarki  menuju  partisipatif  dan  tim kerja.  Lima  puluh  tahun  yang  lalu, pemerintahan yang sentralistis dan hierarkis  sangat  diperlukan.  Pengambilan keputusan harus berasal dari pusat, mengikuti rantai komando hingga sampai pada staf yang paling berhubungan dengan  masyarakat  dan  bisnis.  Pada masa itu, sistem tersebut sangat cocok, karena teknologi informasi masih sangat  primitif,  komunikasi  antar  lokasi masih lamban, dan aparatur pemerintah masih sangat membutuhkan petunjuk langsung. Tetapi pada saat sekarang, keadaan  sudah  berubah,  perkembangan teknologi sudah sangat maju dan keinginan   masyarakat sudah semakin kompleks, sehingga pengambilan keputusan harus digeser ke tangan masyarakat,  asosiasi-asosiasi,  pelanggan,  dan lembaga swadaya masyarakat.
0 suara
dijawab 9 Nov 2010 oleh Minyu (12 poin)  
reinventing government merupakan konsep yang dikemukakan oleh David Osborne dan Ted Gaebler sebagai representasi paradigma New Public Management (NPM).

reinventing government, berasal dari kata re dan inventing.
re = kembali
inventing = invenvention = penemuan
reinventing = penemuan kembali pemerintah

maksudnya, pemerintah dijalankan bukan dengan prinsip - prinsip birokratis yang selama ini eksis. tapi dijalankan dengan prinsip - prinsip bisnis / meniru sektor swasta.

di dalam reinventing government, terdapat beberapa nilai, yaitu :

1) perbaikan menajemen pemerintahan dari gaya birokratis ke gaya entrepreuner yang umumnya diterapkan di sektor bisnis.
Perspektif ini mereformasi pendekatan manajemen pelayanan publik di Indonesia  yang sebelumnya menggunakan pendekatan birokratis. Teknik-teknik manajemen yang biasa digunakan di sektor bisnis telah digunakan di sektor pemerintahan, seperti penyusunan renstra dan pengukuran kinerja untuk pemerintahan lokal dan BUMD yang tertuang dalam AKiP (Akuntabilitas Kinerja Pemerintah).

2) mengalihkan fungsi pelayanan publik kepada sektor swasta.
pelayanan publik yang awalnya merupakan domain sektor pemerintah, kerap kali memiliki citra buruk dalam hal kualitas. ini berbanding terbalik dengan sektor swasta di mana selalu mengutamakan profesionalitas sehingga memiliki kualitas pelayanan yang baik. Dengan demikian, di dalam reinventing government, muncul tuntutan agar sektor swasta (non pemerintah) diikutsertakan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. tujuannya adalah agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik itu sendiri.

3) public private partnership (kemitraan pemerintah - swasta)
diikutsertakannya sektor swasta dalam penyelenggaraan pelayanan publik bukan berarti pemerintah jadi lepas tangan. pemerintah tetap berfungsi sebagai regulator / pembuat aturan dalam penyelenggaraan pelayanan publik sementara sektor swasta berperan selaku operator pelayanan publik tsb. konsep inilah yang dikenal sebagai public private partnership.
mekanisme public private partnership yang biasa dianut dalam penyelenggaraan pelayanan publik yaitu management contract, di mana sektor swasta dikontrak untuk menjalankan fungsi operation & maintanance pelayanan publik tsb.

lebih jauh tentang public private partnership, saya sarankan baca buku ini :
- Privatization : the key to better government, Emanuel S Savas, 1987
- Privatization and public private partnership, Emanuel S Savas, 2000

nah selanjutnya, di dalam reinventing government itu sendiri, terdapat beberapa prinsip yang sudah di jelaskan panjang lebar oleh user yang jawab pertamax.

saya sebutkan secara singkat saja, prinsip - prinsip reinventing government, yaitu :

1.Pemerintahan katalis (mengarahkan daripada mengayuh)

2.Pemerintahan milik masyarakat

3.Pemerintahan yang kompetitif

4. Pemerintahan yang digerakkan oleh misi (mengubah organisasi yang digerakkan oleh peraturan)

5. Pemerintahan yang berorientasi pada hasil (membiayai hasil bukan masukan)

6. Pemerintahan berorientasi pelanggan (memenuhi kebutuhan pelanggan, bukan birokrasi)

7. Pemerintahan wirausaha (menghasilkan daripada membelanjakan)

8. Pemerintahan antisipatif (mencegah daripada mengobati)

9. Pemerintahan desentralisasi

10. Pemerintahan berorientasi pasar (mendongkrak perubahan melalui pasar)

Pertanyaan terkait

0 suara
1 jawaban
0 suara
2 jawaban
ditanyakan 2 Jan 2010 dalam Politik & Pemerintahan oleh Iwan (34 poin)  
0 suara
0 jawaban
0 suara
0 jawaban
Selamat datang di Gimana.in, Ajukan Pertanyaan dan biasanya terjawab dalam beberapa menit..
Pengguna Teraktif
bulan ini:
    Gute Mathe-Fragen - Bestes Mathe-Forum

    24,581 pertanyaan

    40,387 jawaban

    17 komentar

    19,680 pengguna

    ...