Ada yang bisa menjawab...? yang bijak dan netral silahkan masuk?

0 suara
ditanyakan 21 Des 2009 dalam Politik & Pemerintahan oleh Marshal (6 poin)  
terjadi penipuan di bank century.dlm jumlah 6.7t  kalau kamu biarkan bank-2 lain akan bangkrut karena terjadi ras sebagai imbas kasus tsb. terus kamu ambil keputusan menyelamatkan dg setor uang d/LPS (uang jaminan d/bank2) dgn melanggar UU. karena sbg puncuk pimpinan (menkeu) punya hak untuk ambil keputusan dan terpaksa.Menkeu tak menerima uang sepeserpun. apakah menkeu itu harus dicopot.?? salahnya apa?? siapa yang berwenang?? istilahnya rugi kambing untung sapi.........?
   

Harap masuk atau mendaftar untuk menjawab pertanyaan ini.

7 Jawaban

0 suara
dijawab 21 Des 2009 oleh Revolution (8 poin)  
Kalau menurut saya,,hal-hal mengenai segala kejahatan dalam dunia berbankan adalah kurangnya monitoring dari pusat...sama halnya dengan hierarki perundang-undangan...dimana UU yang dibawahnya mengikuti atasnya...
ok jika kita berbicara check and balancenya....bukan berarti segala hal membawahi..ada juga yang tidak membawahi...
terkait masalah yang century ini,,lebih condong pada penggelontoran dana yang besar-besaran..penggelontoran inilah yang mnjadi polemik berbagai pihak..ada apaa didalam century..
pnggelontoran inilah yang mencakup berbagai pihak..sehingga menurut saya perlu adanya pemeriksaan lanjut melalui PPATK dalam hal suspicious transactionnya serta aliran dana yang digunakan...
terkait pula denga LPS (lembaga penjamin simpanan)..memang bertujuan uintuk mnjamin simpana fungsinya..sehingga meminimalisir kerugian yang sifatnya recovery...
menkeu ini  dlm hal ini juga dikatakan sebagai eksekutif tangan kanan pemerintah..(dalam trias politika),,sehingga menkeu wajib bertanggung jawab thdp presiden..dan kembali lagilah presiden yang bertanggung jwb kepada rakyat..
0 suara
dijawab 21 Des 2009 oleh Julian (30 poin)  
sblm na di dlm hal nhe Menkeu gk slh..
nhe trjd krn ulh anggota aprt yg kg bertgg jwb
namun dlm hal nhe HAKIM  punya weweng dalam hal tr sbut
dln UU n PANCASILA udah da hukum yang mggatr
tgl kita sbgai rakyat sperti pa tndakan yg hrz kita lkukan..
makasih..^_^
0 suara
dijawab 21 Des 2009 oleh faiq (118 poin)  
Memang case BC ini aneh..kejadiannya sudah pada tahun 2008 (sudah 1 tahun) tapi baru dimasalahkan sekarang....
Dan anehnya lagi, yg semula diributkan adalah adanya dana yg mengalir ke partai tertentu, sekarang yg dimasalahkan adalah yg membuat kebijakan bailout...
Case ini jadi lebih kental muatan politiknya, sehingga tambah gak karuan...sampe2 keputusan mergernya yg sudah th 04 pun diungkit2 lagi...mau diapakan sih case BC ini...?

Keputusan KSSK untuk mem bailot BC tidak dilakukan sendiri, tapi dirapatkan secara serius..
sehingga keputusan tersebut sbenernya tidak mengada2 meskipun bisa saja debatable...
Keputusan tersebut menjadi salah apabila memang sengaja dibuat untuk membuka jalan pihak lain melakukan perbuatan yg tidak benar....

Sehingga pansus harus bisa membuktikan adanya perbuatan yg tidak benar tersebut, dan menemukan fakta bahwa keputusan tersebut ada kaitannya dgn perbuatan yg tidak benar tersebut..

Nah kalo ke 2 hal tersebut belum dapat dibuktikan, jgn memvonis dulu dong...tidak fair dan menjurus ke pembunuhan karakter
0 suara
dijawab 21 Des 2009 oleh Jawohl (56 poin)  
Menkeu tak menerima uang sepeserpun.

lah...kamu tau darimana kah kalo Menkeu tak menerima uang sepeserpun kah? mantan kabareskrim aja "minta" 15m karna udah ngebantu ngelicinin jalan bang itu terima uang talangan, apalagi ketua kksk yg emang bertanggung jawab soal ini kah? ya pan? miranda aja "bagi2" uang ke anggota2 dpr biar jadi deputi senior gubernur bi? polisi cepek aja minta sumbangan ke mobil2 yg udah dibantu? kencing aja bayar, coba aja ga bayar, kalo ga kena gampar, jago deh...kata orang: "ini jakarta, bung, apa yg ga pake hepeng kah?"

apakah menkeu itu harus dicopot.??

sapa bilang menkeu itu harus dicopot.??  yg banyak orang minta pan cuma non-aktip aja selama penyelidikan pan? kalo emang ga bersalah, ya udah, dines lagi ke depkeu, kalo bersalah, harus dihukum lah. lagian paling2 di bui, cuma 2 taon, di dlm juga dapet pasilitas "bintang 5" tidur di kasur empuk, ada ac, boleh pake hp, makah nasi padang, enak pan?

salahnya apa??

kok masing juga ditanya kah? salahnya kenapa ngasih bantuan sampe segitu gedenya lah. kaya matiin api di lilin pake aer sebak pan?

siapa yang berwenang??

siapa yang berwenang ngapain? non-aktipin dia kah? harus presiden lah kalo dia emang "a man of his word" berdiri di sap terdepan ngeberantas korupsi? tapi pan kita tau semua kalo ini cuma "omdo/omong doang" istilah si ruhut?

istilahnya rugi kambing untung sapi.........?

sapa yg kambing sapa yg sapi kah? ga ada itu, ini semua pan katanya semua sama di hadapan hukum? kalo si yusril ama si hamid aja langsung dipecat ga pake non-aktip2an lagi kenapa si budiono ama si sri ini dapet perlakuan yg beda kah?
0 suara
dijawab 21 Des 2009 oleh Peter (72 poin)  
Tidak harus dicopot.
Tetapi di non aktifkan untuk sementara , mengapa ?
Supaya penyelidikan kasus tersebut bisa berjalan lancar, karena kalau Menkeu atau Wakil Presiden kan mempunyai wewenang yang besar, nah inilah yang ditakutkan akan mempengaruhi penyelidikan kasus tsb.

Kalau beliau2 itu memang benar2 bekerja demi kepentingan negara, bukan demi uang , jabatan dan gengsi, apa salahnya " libur" dulu sebentar, biar kasus tsb. cepat tuntas.
Kalau di luar negeri pasti sudah mengundurkan diri sendiri secara sukarela.

Saya bukan orang partai, saya bukan ahli politik, tetapi saya peduli terhadap bangsa ini, jadi seharusnya yang berkuasa itu justru memberi contoh yang baik, yang rendah hati, yang legowo, dengan langsung mengadakan konferensi pers untuk menyatakan diri tidak bersalah dan kekeh mempertahankan kekuasaannya justru menyebabkan simpati orang jadi berkurang.


Bukan begitu Bung ?
0 suara
dijawab 21 Des 2009 oleh Didang AW (8 poin)  
Pelaku Penipuan nya ditangkap dulu, kemudian diperiksa siapa saja yang terlibat. dan diadili menurut undang-undang yang berlaku secara adil dan bijaksana.
0 suara
dijawab 22 Des 2009 oleh david (70 poin)  
luruskan dulu niat kerja para pejabat perbankkan.
beri hukuman yang berat
biarkan saja untuk hidangan Mr sumanto untuk para pengambil kebijakan yang merugikan rakyat banyak.

Pertanyaan terkait

0 suara
3 jawaban
0 suara
1 jawaban
0 suara
10 jawaban
ditanyakan 13 Apr 2011 dalam Olahraga oleh zukier (58 poin)  
0 suara
3 jawaban
ditanyakan 27 Nov 2011 dalam Bisnis & Keuangan oleh Agoez Permana (6 poin)  
Selamat datang di Gimana.in, Ajukan Pertanyaan dan biasanya terjawab dalam beberapa menit..
Pengguna Teraktif
bulan ini:
    Gute Mathe-Fragen - Bestes Mathe-Forum

    24,581 pertanyaan

    40,387 jawaban

    17 komentar

    19,680 pengguna

    ...