Andai kalian SBY,apakah kalian menyesal telah memilih Budiono?

0 suara
ditanyakan 26 Mei 2009 dalam Politik & Pemerintahan oleh nobody perfect (12 poin)  
1.Karena telah menyebabkan partai pendukungnya jadi terpecah  
   belah.
2.Banyak konstituen partai pendukung yang kecewa disebabkan  
  kebijakan yang diambil oleh ketua partai yang tidak mencerminkan
  aspirasi mereka.
3.Menurunkan populeritas SBY sendiri,karena tidak bijaksana  
  sewaktu menentukan pilihan dan bersikap egois tanpa mengajak
  para partai pendukung untuk berkomunikasi sebelumnya.
4.Mengakibatkan banyaknya kontroversi diberbagai kalangan dima
   syarakat luas.
5.Banyak para pendukung SBY yang berpindah kelain hati.
6.Hal ini sama yang terjadi ketika SBY di bilang anak TK oleh TK,
   hingga waktu itu dia mendapat keuntungan dari situasi tersebut.
   dan sekarang dengan sikap SBY yang telah diambilnya
   menciptakan sikon yang sama,hingga akhirnya menguntungkan
   bagi lawan politiknya. and me...termasuk yg ikut kecewa...
yang jadi masalah bukanlah Budiononya tapi kontroversi yang diakibatkannya hingga merugikan
dirinya sendiri dan membuat para partai pendukungnya bermasalah dengan para kader dan konstituennya dan mungkin saja akan berpotensi lahirnya PKS,PAN,PKB,....BARU
Ucapan dan tindakan seorang politisi yg sederhana sekalipun harus dipikir panjang lebar sebelumnya,walaupun itu menurut dia benar dan faktanya juga benar tapi karena ini menyangkut pemikiran banyak orang tetap saja harus berkomunikasi sebelumnya dg partai2 yg telah menjadi wakil masyarakat untuk menyumbangkan aspirasinya sesuai dengan pikiran dan pandangan mereka terhadap visi misi yang telah ditawarakan oleh partai2 kepada mereka,hingga akhirnya mereka menentukan sikap dan memutuskan utk memilih partai yang sesuai visi  misinya dg aspirasi dan cara pikir mereka lalu kemudian para pemimpin partai mengambil keputusan yang bertentangan dengan yang mereka harapkan mereka jadi merasa hak2 mereka telah disalur dengan cara2 yang tidak benar,contohnya saya,saya bukannya tidak setuju dg pilihan SBY pada Budiono tapi caranya itu  yg membuat saya tersinggung seperti para ketua partai sebelumnya juga tersinggung tapi kemudian mereka bisa menerima karena tlh dpt penjelasan
dan konpensasi tentunya
   

Harap masuk atau mendaftar untuk menjawab pertanyaan ini.

15 Jawaban

0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh PrinceSs Momo (12 poin)  
kalo aku sih ngga ya.. soalnya aku percaya ja ma SBY, dy akn milih yang terbae buat negaranya....
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Rizky (110 poin)  
SBY gak akan kalah karena memilih budiono...
budiono itu orang terpandang.... ekonom" amerika tuh pada hormat ma dia
sebenernya sby tuh cuma mau nyari wakil yang bisa kompak ma dia, supaya pemerintahan solid dan gak terpecah kayak seekarang
sekarang kan terlihat bahwa JK selalu ingin berkompetisi dengan SBy,,, padahal kan mereka satu kabinet
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Metha (12 poin)  
aku juga enggak kecewa, soalnya bukannya dari awal para petinggi parpol itu sudah menyerahkan pemilihan calon wakil presiden pada pak SBY sendiri?
jadi menurutku, seharusnya mereka juga menghargai keputusan pak SBY dan keputusan mereka sendiri.
lagipula, pak SBY pasti sudah mempertimbangkan dengan matang keputusan beliau untuk memilik pak Budiono.
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Fahri (14 poin)  
Kalau menurut saya, kalau pak SBY sudah menyetujui dan pendukungnya juga setuju saya sih mau2 aja tuh!!!
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Maulana (56 poin)  
nyesel bgt saia klo jd SBY yg udah milih Budiono...

soaL na bikin parpol terpecah belah !!!

klo saia jd SBY mending saia pilih Budi Anduk jd cawapres saia itung2 ilangin streezz...
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Fanny (24 poin)  
Mengambil keputusan terhadap bakal calon pasangan adalah suatu hal yang gampang-gampang susah. Butuh banyak pertimbangan. Cocok tidaknya, sejalan atau tidak, dan lain sebagainya.
Pada proses tersebut ada yang di minta untuk memberi saran dan masukan atau tanpa di minta pun ada yang secara langsung memberi kritikan. Hasilnya pasti beragam. Ada yang setuju, ada yang tidak setuju, ada yang ragu-ragu ada pula yang tidak berkomentar.
Kriteria seorang pasangan bagi halayak umum sangatlah beragam, apalagi menyangkut kriteria pasangan bakal calon presiden, termasuk juga kriteria yang ada di benak pak SBY.
Dari proses tersebut nantinya akan menjadi keputusan yang netral apabila tidak melihat dari segi mayoritas atau minoritas melainkan secara universal.
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh atmaraga (10 poin)  
Sebenarnya pilihan SBY untuk memilih Boediono bukanlah penyebab perpecahan koalisi parpol-parpol, dan apakah ada yang bisa menjamin bila "tidak akan" ada perpecahan parpol, bila SBY meng-akomodir keinginan paropol, dengan memilih cawapres dari salah satu parpol? Pendapat saya, langkah SBY sudah benar, dg memilih cawapres dari non-parpol shg tidak menimbulkan iri-hati diantara parpol, apalagi para petinggi parpol yg ber-koalisi sdh sepakat menyerahkan penetapan cawapres kepada SBY, jadi seharusnya parpol-parpol konsekuen dg mandat-nya, dan lapang dada, bukan jd ngambek, spt anak TK aja.
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Has (6 poin)  
Seorang pemimpin yang mengambil keputusan adalah sesuatu yang pantang untuk disesali, karena tentunya sudah dengan pertimbangan yang matang.Namun kontroversi sebuah keputusan pasti ada karena tidak mungkin mampu mengakomodir semua keinginan para pendukungnya, nah yang menjadi masalah adalah yang terakomodir itu yang banyak atau segelintir orang. tentunya  pembuktiannya pada saat pilpres.
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Warok S (6 poin)  
Jelas nggak menyesal karena Pak SBY memilih Budiono sudah diperhitungkan masak-masak demi jangkauan jauh ke depan, 2014 dan 2019 pun sudah dikalkulasi. Pak SBY memilih Pak Budiono dengan alasan sebagai teknokrat yang pendiam Pak Budi dinilai tidak akan menjadi pesaing posisi Pak SBY dan tidak membawa resiko bagi Partai Demokrat di masa depan.

Yang menjadi tanda tanya adalah kalo sudah terpilih dan ternyata nanti di negara kita banyak problem di bidang ekonomi dan politik. Selama ini Pak Jusuf Kalla sering dijadikan sasaran hujatan oleh masyarakat jika ada kebijakan pemerintah yang dinilai nggak pro rakyat. Jika ada policy pemerintah yang yg nggak sreg di hati pastilah dibilang oleh publik.... "ini pasti ide Jusuf Kalla". Pak SBY dan Partai Demokrat menuai manfaat dari situasi ini karena citranya mulus tanpa cela.

Pertanyaan kita sekarang: bisakah Pak Budiono menjalankan peran seperti Pak Jusuf Kalla itu? Jika Pak Budiono tidak bisa seperti itu, maka Pak SBY dan Partai Demokrat-lah yang akan dijadikan sasaran gerutuan oleh publik. Namanya juga rakyat banyak, di negara manapun jika pemerintahnya keluarkan kebijakan yang nggak populer, pastilah pemerintahnya dimaki-maki.

Namun saya doakan Pak Budiono bisa bekerja sebaik-baiknya, bahkan kalo bisa lebih baik dibanding Pak Jusuf Kalla. Semoga bisa membantu dan bekerjasama dengan pak SBY. Selamat berjuang Pak Budiono ....
0 suara
dijawab 26 Mei 2009 oleh Teguh (144 poin)  
Ha...ha......ha.......
Itulah yang dinamakan POLITIK. Ada yang di untungkan dan ada yang dirugikan.
Kemudian ada yang mendukung dan ada yang mencemooh, itulah yang dinamakan hidupnya DEMOKRASI di negeri tercinta ini.
Bravo Indonesia.
Siapapun presidennya.

Pertanyaan terkait

0 suara
7 jawaban
0 suara
13 jawaban
ditanyakan 29 Jun 2009 dalam Politik & Pemerintahan oleh Lin janx (4 poin)  
0 suara
8 jawaban
0 suara
10 jawaban
Selamat datang di Gimana.in, Ajukan Pertanyaan dan biasanya terjawab dalam beberapa menit..
Pengguna Teraktif
bulan ini:
    Gute Mathe-Fragen - Bestes Mathe-Forum

    24,581 pertanyaan

    40,387 jawaban

    17 komentar

    19,680 pengguna

    ...