Apakah hukum mematikan dlm Islam semgaja begitu juga nggak disengaja boleh dibayar oleh keturunan begitu juga orang kepercayaannya??

0 suara
ditanyakan 8 Mei 2015 dalam Masyarakat & Budaya oleh Online (14 poin)  
   

Harap masuk atau mendaftar untuk menjawab pertanyaan ini.

6 Jawaban

0 suara
dijawab 7 Sep 2015 oleh Real (18 poin)  
Ajaran qisas sudah di tiadakan oleh Yesus
0 suara
dijawab 7 Sep 2015 oleh Yusrin Terry (18 poin)  
YA... KEJADIAN DI ARAB OLEH TKI... YANG BISA BAYAR MAKA BEBAS...YANG TIDAK MAKA DIMATIKAN ATAU DIBUNUH.....
 JADI HUKUM DI SANA BUKAN DIUKUR DIKARENAKAN HATI NURANI...TAPI BALAS MEMBALAS...
0 suara
dijawab 7 Sep 2015 oleh Irawan (48 poin)  
Tergantung keluarga yg dibunuh, kalau keluarga yg dibunuh memaafkan, ya impas
0 suara
dijawab 7 Sep 2015 oleh Tri bowo Pangestu (16 poin)  
Islam tidak mengenal dosa waris, jadi tidak boleh dibayar oleh keturunannya atau orang kepercayaannya.
0 suara
dijawab 7 Sep 2015 oleh Etwin suliezt (14 poin)  
Ga tau gan,  coba tanya ke Tengku Wisnu
0 suara
dijawab 7 Sep 2015 oleh Midnight R (18 poin)  
Hukuman untuk membunuh dalam Islam adalah haram karena pada dasarnya haram darah dan kehormatan seorang mukmin bagi mukmin lainnya untuk dirampas tanpa dalil yang dibrnarkan oleh Syariat. Hukuman mati atau qishash sesungguhnya merupakan bentuk keadilan bagi keluarga yang dibunuh secara zalim. Namun berdasarkan al fiqhul islam hal ini jaiz (boleh) diganti dengan diyat (denda) 100 ekot unta oleh ahli keluarga si pembunuh dengan persetujuan hakim dan keluarga korban dalam musyawarah.
Selamat datang di Gimana.in, Ajukan Pertanyaan dan biasanya terjawab dalam beberapa menit..
Pengguna Teraktif
bulan ini:
    Gute Mathe-Fragen - Bestes Mathe-Forum

    24,581 pertanyaan

    40,387 jawaban

    17 komentar

    19,685 pengguna

    ...