Apakah prospek kerja seorang dokter hewan bagus?

0 suara
ditanyakan 10 Jan 2010 dalam Hewan Peliharaan oleh Moly (14 poin)  
saya seorang siswi SMA yang berminat menjadi dokter hewan . tolong yang mengerti, kalau bisa seorang dokter hewan menjawab pertanyaan ini . thx . xoxo
   

Harap masuk atau mendaftar untuk menjawab pertanyaan ini.

4 Jawaban

0 suara
dijawab 10 Jan 2010 oleh lili (106 poin)  
w juga murid sma,sebenarnya cita2 gw jadi dokter hewan juga

tapi menurut bokap gw, di indonesia profesi dokter hewan kurang menghasilkan

karena banyak pemilik yang tidak bertanggung jawab,jadi klo sakit bukannya diobatin malah dibuang/diberikan ke orang.

tapi belum tentu juga,wilayah kamu dimana?klo sekitar jakarta banyak pemilik anjing yang sering membawa anjingnya ke dokter hewan.
0 suara
dijawab 10 Jan 2010 oleh ♥ MiRa ♥ (58 poin)  
dokter hewan insya Allah merupakan pilihan yang tepat, hal itu tidak menutup kemungkinan karena dokter hewan di indonesia sangat kekurangan, apalagi di luar jawa. Di perkirakan 10 tahun ke depan, dokter hewan asing akan merajai pangsa pasar negri ini. tidak mau hal tersebut terjadi kan?

Mengingat hal itu, beberapa bulan yang lalu UGM menjembatani dengan mengadakan seminar tentang kerja dokter hewan di luar negri.

Salah satu pembicaranya adalah drh. Dian Nursanti M.P. alumni FKH UGM angkatan 1990 yang sekarang bekerja pada Mundelein Animal Hospital (MAH), Mundelein, Illinois, Amerika Serikat (USA).

Beliau memaparkan bahwa pendapatan seorang praktisi dokter hewan di USA per tahun bekisar $ 71.990 (sekitar Rp. 719.900.000) dan untuk dokter hewan pemerintah (federal government) berkisar $ 84,355 (sekitar Rp 843.550.000). Penghasilan yang sangat menggiurkan bagi dokter hewan Indonesia ini harus dicapai oleh calon dokter hewan USA melalui proses yang berat namun terasa lebih berat lagi bagi dokter hewan lulusan luar USA. Proses ujian “penyetaraan” profesi (ECFVG/Educational Commission for Foreign Veterinary Graduates) dirasakan sangat berat terutama bagi dokter hewan lulusan Universitas dari Asia.

Drh. Dian dengan perjuangan tak kenal menyerah akhirnya lulus ujian penyetaraan profesi dan diakui kemampuannya sebagai dokter hewan setelah ujian ECFVG tersebut. Dokter hewan satu ini memang selain pintar sejak di sekolah dasar hingga PT, juga sangat ulet . Harus dicatat bahwa pilihan menjadi dokter hewan baginya melebihi keinginan menjadi dokter manusia (meskipun secara akademik hal ini mampu diraihnya). Hal ini menggambarkan betapa profesi dokter hewan memang secara sadar dipilihnya sehingga sangat wajar kalau tekad dan hasil kerja kerasnya terlihat sekarang dengan bekerja di sebuah Rumah Sakit Hewan di USA.

Drh. Dian menyebutkan seni dan ilmu diagnosis kedokteran hewan merupakan kombinasi metode ilmiah, intuisi, dan keterampilan interpersonal. Oleh karena itu seorang dokter hewan harus memiliki sikap optimis, kreatif, belajar tanpa batas, selalu melihat peluang secara positif, respektif (honesty and humility). Hal lain yang ditekankannya untuk profesi dokter hewan hendaknya juga mampu membangun animal relationship dan client relationship.
__________________________________________________________________________________________________________
Tambahan nih :
kakaknya temenku (dia cewe) ada yg jadi dokter hewan. dia cuma lulusan dari Universitas Sebelas Maret Solo, trus dia nyoba kerja di jakarta sebagai dokter hewan n beberapa tahun kemudian dia udah jd sukses, udah bisa beli rumah n punya mobil mewah sendiri. jadi menurutku prospek kerja sebagai dokter hewan tu bagus bgt
0 suara
dijawab 11 Jan 2010 oleh ina_dunda (4 poin)  
Tergantung dr Nasib Mu say...

Jd bukan keahLian aja yg dibutuhkan... Tp Nasib Baik jg!
Soalnya, dokter hewan rata2 Sepi Job!!
0 suara
dijawab 13 Jan 2010 oleh Shadowlokis (12 poin)  
Selama ini, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa dokter hewan adalah dokter ternak atau dokter anjing kucing. padahal Dokter hewan merupakan profesi yang bukan hanya mengurusi masalah kesehatan ternak saja (seperti sapi, kerbau, kambing/domba, ayam) atau hanya mengobati anjing kucing saja. Namun lebih dari itu, prospek masa depan dokter hewan sangat besar dan global.

Sebut saja, Dokter hewan  dapat memegang peranan di bidang keamanan pangan (food safety), kesehatan ikan, kesehatan satwa dan masih banyak peluang yang lain. Belum lagi dokter hewan yg bekerja di Departemen Pertanian, Departemen Kesehatan, Pemerintah daerah, Swasta, buka praktek mandiri, dan menjadi anggota kepolisian== divisi medis satwa (mengobati hewan anjing-anjing pelacak, kuda dll yang harganya mencai 100 juta/ekor). Apalagi dokter hewan Indonesia memegang teguh mottonya ‘manusya mriga satwa sewaka: melalui hewan mengabdi kemanusiaan.

FAKTA nya saat ini … TIDAK ADA  kalaupun ada sangat sedikit) dokter hewan yang menganggur di Indonesia. hal ini sangat wajar, terutama jika dibandingkan dengan luar negeri, dokter hewan menjadi profesi favorite nomor satu dibandingkan dengan yang lain.

Saat ini di Indonesia, yg membuka Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) hanya ada lima, yakni:  FKH IPB (Bogor), FKH Universitas Airlangga (Surabaya), FKH UGM (Yogyakarta), FKH Unud (Bali) dan FKH Unsyiah (Aceh).

Pertanyaan terkait

Selamat datang di Gimana.in, Ajukan Pertanyaan dan biasanya terjawab dalam beberapa menit..
Pengguna Teraktif
bulan ini:
    Gute Mathe-Fragen - Bestes Mathe-Forum

    24,581 pertanyaan

    40,387 jawaban

    17 komentar

    19,680 pengguna

    ...